Search Bar

banner image

Sistem Telekomunikasi


Sistem Telekomunikasi



Sejarah awal telekomunikasi adalah bermula dengan adanya penemuan telegraph 1837 di inggris, dan Alexander Graham Bell yang memperkenalkan telepon pada 1876. Telekomunikasi adalah perpaduan dari kata “tele” yang artinya mengoperasikan jarak jauh dan “komunikasi yang berarti menyampaiakan suatu pesan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Jadi dapat diartikan Sistem Telekomunikasi adalah sistem untuk mengkomunikasikan data atau informasi dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Dalam telekomunikasi bentuk informasi atau berita disampaikan lewat isyarat. Selanjutnya setelah sampai ditempat tujuan, isyarat tersebut diubah kembali kedalam bentuk yang diingankan. Bentuk-bentuk informasi yang biasanya disampaikan berupa pesan, gambar, data dan video. Telekomunikasi merupakan kebutuhan penting bagi manusia zaman  ini, dengan adanya telekomunikasi masyarakat dapat lebih mudah dalam berkirim pesan ataupun mengakses berita. Teknologi di bidang telekomunikasi berkembang sangat pesat dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan  pengetahuan yang  komprehensif  mengenai teknologi telekomunikasi dan perkembangannya.
Pengetahuan dalam bidang telekomunikasi sangatlah penting karna era sekarang ini banyak aplikasi dalam bidang telekomunikasi, perlunya kemudahan bagi pengguna, dan banyak permasalahan real dalam bidang telekomunikasi yang harus dianalisis dan diseleseikan. Pada sistem telekomunikasi juga memiliki komponen didalamnya yaitu, pengirim(transmiter), kanal transmisi(transmission channel), penerima(receiver).

            Penigirim(transmiter) berfungsi sebagai alat yang digunakan untuk memproses isyarat sesuai kanal atau media yang digunakan. Setelah isyarat dikirimkan sesuai dengan karakteristik media kanal maka baru dapat diartikan.
Kanal Transmisi(transmission channel) merupakan sebuah media elektris yang menjembatani antara pengirim dan penerima.
Penerima(receiver) pada dasarnya berfungsi untuk memroses isyarat yang datang sehingga menjadi isyarat yang diinginkan.
           
Media Transmisi

            Media transmisi dapat berupa kabel, dan radiasi elektormagnetik. Untuk yang tidak terlalu jauh digunakan kabel sebagai media transmisinya (UTP, Fiber Optic). Untuk jarak jauh digunakan radiasi elektromagnetik yang dipantulkan lewat udara(Microwave). Microwave memiliki sifat yang pemancarnya tidak boleh terhalang apapun sehingga biasanya digunakan untuk jarak yang dekat berkisar 20-50meter.


                                                                                                                       


Mode Transmisi

Mode transmisi dibedakan menjadi tiga:
1.      Transmis simplex : komunikasi satu arah(oneway trasnsmission) merupakan mode transmisi yang hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah. Contohnya Radio dan Televisi.
2.      Transmisi (Half Duplex) : komunikasi dua arah(two way transmission) merupakan mode transmisi dimana informasi data yang mengalir dapat diterima secara bergantian. Contohnya walkie-talkie.
3.      Transmis (Full Duplex) : komunikasi dua arah serentak (both way transmission) merupakan mode transmisi dimana informasi data dapat mengalir dua arah secara serentak. Contohnya telepon.

Alat Pemroses Komunikasi

1.      Modem(alat untuk mengubah data digital ke bentuk analog dari penfirim dan diiubah ke bentuk digital lagi untuk penerima).
2.      Concentrator(alat yang menggabungkan beberapa sinyal data dari kanal kapasitas rendah ke yang kapasitasnya tinggi).
3.      Perangkat Lunak Komunikasi




A.    Teknologi 4G
  
            4G atau dalam bahasa inggrisnya “fourth-generation technology”. Istilah ini biasa digunakan kepada standar generasi ke empat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik seperti telepon pintar(smartphone) dan laptop(menggunakan modem).
            Pada jaringan teknologi 4G terdapat dua kandidat standar yang dikomersilkan didunia yaitu WiMAX(Korea Selatan sejak 2006) dan LTE( Long Term Evolution)Swedia sejak 2009.

Sejarah
·         Generasi pertama : hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah(low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh AMPS(Analog Mobile Phone System).
·         Generasi kedua(2G) : dijadikan standar komersil dengan format digital, untuk kecepatannya rendah-menengah. Contoh GSM.
·         Generasi ketiga(3G) : format sistemnya digital, dan mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi(high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebarnya(broadband). Contoh W-CDMA

Sistem Telekomunikasi Sistem Telekomunikasi Reviewed by Panji Tektok on Maret 18, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.